Apakah Porsi Makanan Anda Sudah Cukup untuk Mendapatkan Menstruasi Yang Normal ?

Apakah Bunda sedang dalam program makan “sehat”, sehingga Bunda mengkonsumsi smoothie hijau untuk sarapan, dan menghindari karbohidrat untuk makan malam ?.

Mungkin Bunda melakukannya karena Bunda telah didiagnosa bahwa Bunda menderita PCOS.

Atau mungkin karena Bunda merasa kembung jika Bunda makan makanan selain daging dan sayuran.

Akan tetapi, cara makan baru Bunda bisa jadi menimbulkan masalah buat preiode menstruasi Bunda loh.

Sebagai wanita yang aktif, Bunda membutuhkan sekitar 2.100 kalori per hari. Apakah Bunda sudah mencapai itu? Smoothie hijau yang Bunda konsumsi memberi Bunda 200 kalori, daging atau ikan untuk sarapan ditambah kentang memberi Bunda 250 kalori.

Sejauh ini, Bunda hanya mendapatkan asupan sekitar 450 kalori. Itu kurang dari seperempat dari apa yang Bunda butuhkan, dan itu Bunda gunakan sampai sore hari.

⚠️ Tip: Jangan khawatir bagaimana menghitung kalori yang benar. Tetapkan untuk setidaknya makan tiga kali makanan penuh, makanan padat per hari-dan Bunda pasti akan baik-baik saja.

Jika masalah pencernaan mencegah Bunda untuk makan yang banyak, maka carilah pengobatan untuk masalah pencernaan.

Bukan hanya kalori, tapi karbohidrat

Terlalu sedikit kalori memicu respon kelaparan di hipotalamus Bunda dan mengganggu luteinizing hormone (LH) pulsatilitas dan menutup ovulasi.

Terlalu sedikit karbohidrat (tapi cukup kalori) melakukan hal yang sama. Oleh karena itu, sebagai seorang wanita, Bunda mungkin perlu lebih banyak karbohidrat sebagai seorang manusia.

Bunda perlu banyak protein dan lemak dan zat gizi mikro tapi mungkin tidak bisa mengandalakn sumber makanan ini sebagai satu-satunya sumber kalori bagi Bunda.

Tanda-tanda Bunda tidak cukup makan karbohidrat :

  • Tiroid menjadi kurang aktif dan nilai T3 meningkat terbalik
  • Rambut rontok
  • Sembelit
  • Insomnia
  • Amenore (kurangnya periode menstruasi)

Hal ini juga berlaku bahkan jika Bunda memiliki berat badan normal (BMI) karena hipotalamus Bunda menjadi lemah karena kekurangan lemak tubuh dan makanan Bunda tidak cukup untuk disesuaikan dengan tingkat aktivitas Bunda.

Ini disebut ketersediaan energi dan dihitung sebagai rasio antara asupan energi, massa tubuh, dan pengeluaran energi (aktifitas).

Jika makanan tidak cukup, hipotalamus Bunda akan berpikir dan merespon bahwa Bunda berada di masa-masa sulit (krisis) dan membuat keputusan eksekutif untuk menghentikan system reproduksi.

Amenore yang disebabkan oleh kelaparan adalah strategi adaptif (penyesuaian tubuh manusia) yang menguntungkan seluruh sejarah manusia karena mencegah kita dari mencoba untuk membuat bayi ketika tidak ada cukup makanan yang tersedia.

⚠️ Tip: Kurang konsumsi makanan yang cukup adalah salah satu penyebab utama Fungsional Hipotalamus Amenore (FHA).
⚠️ Tip: Pil KB hormonal tidak memecahkan masalah amenore karena pendarahan yang dihasilkan oleh pil KB bukanlah pendarahan yang dihasilkan oleh periode normal.

Tidak semua wanita sama. Misalnya, teman Bunda mungkin makan karbohidrat lebih sedikit  dari Bunda, tapi dia baik-baik saja.

Teman Bunda berbeda.

Dia mungkin memiliki masalah dengan resistensi insulin, dan diuntungkan dari pola makan dengan diet rendah karbohidrat.

Atau dia mungkin memiliki “set-point” ovarium  yang berbeda dari Bunda.

Untuk informasi lebih lanjut tentang “set-point” ovarium, bunda bisa baca di buku Fragile Wisdom Dr. Grazyna Jasienska.

“Energi adalah kunci untuk memahami fungsi ovarium. ~ Dr Grazyna Jasienska”

Bagaimana jika Bunda memiliki PCOS?

“Apakah Anda tidak membaca bahwa karbohidrat yang buruk bagi PCOS ?”, Yup, benar sekali, terlalu banyak karbohidrat (terutama fruktosa) adalah buruk bagi resistensi insulin, tetapi resistensi insulin dan PCOS bukanlah hal yang sama.

Hal pertama yang pertama: Seperti apa PCOS yang didiagnosa pada Bunda ? Jika itu didiagnosa menggnakan USG, maka Bunda mungkin tidak benar-benar menderita PCOS, karena USG saja tidak cukup untuk mendiagnosa itu (baca Fakta Mengejutkan Tentang PCOS).

Bunda perlu tes darah untuk androgen dan insulin.

“Jika Bunda menghindari karbohidrat karena terpengaruh seseorang menderita  ovarium polikistik setelah USG, Bunda mungkin di jalur yang benar-benar salah.”

Tapi jika, ternyata, Bunda menderita PCOS karena resisten insulin (dan bukan tipe lain dari PCOS), maka Bunda mungkin harus mengurangi karbohidrat.

Lebih khusus, Bunda perlu berhenti konsumsi gula, yang merupakan karbohidrat terburuk, karena fruktosa terkonsentrasi menyebabkan resistensi insulin dan PCOS akibat resisten insulin.

Bunda juga mungkin harus mengurangi pati secara perlahan, tetapi hanya sampai Bunda jika nilai insulin puasa Bunda antara 30-60 pmol / L (4-9 mIU / L).

Bagaimana jika Bunda tidak dapat mencerna karbohidrat dengan baik ?

Jika Bunda tidak bisa mencerna karbohidrat, itu mungkin karena Bunda memiliki pertumbuhan berlebih bakteri di usus (SIBO), yang menyebabkan fermentasi FODMAPs di usus kecil.

⚠️ Tip: Beras dan kentang tidak termasuk golongan FODMAPS, sehingga umumnya kandungan patinya mudah untuk dicerna.

Mengurangi karbohidrat untuk mengurangi rasa kembung tidak apa-apa dalam jangka pendek, tapi bukan solusi dalam jangka panjang.

Mengapa? Karena Bunda perlu karbohidrat agar periode menstruasi bunda kembali normal dan Bunda perlu memahami FODMAPS untuk memberi makan bakteri menguntungkan di usus Bunda.

Solusi jangka panjang adalah menyembuhkan masalah SIBO dengan pengunaan herbal antimikroba sedan enzim HCl pencernaan (diambil setelah makan).

Silakan berkonsultasi dengan dokter setempat untuk mendapatkan bantuan, dan teruskan pengobatan sampai Bunda bisa makan semua karbohidrat tanpa kembung.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan agar periode menstruais Bunda kembali normal ?

Setelah komsumsi kalori dan karbohidrat Bunda meningkat, Bunda akan melihat perubahan  dalam waktu 3-4 bulan. Jika ternyata periode menstruasi belum muncul juga, maka Bunda perlu melakukan lebih banyak pemeriksaan lagi.

Dan jika Bunda menggunakan herbal Vitex, harap dipahami bahwa itu tidak akan berhasil sampai Bunda meningkatkan asupan makanan Bunda.

Apakah Bunda memiliki gangguan makan?

Jika Bunda ternyata takut untuk makan berlebihan, maka Bunda mungkin perlu memeriksa apakah Bunda  mengalami gangguan makan.

Lakukan pendekatan dengan terlebih dahulu memperhatikan diri sendi, memaafkan diri sendiri dan mendapatkan bantuan dari luar jika diperlukan.

Gangguan makan adalah hal yang sangat umum terjadi. Bunda tidak sendirian, dan Bunda tidak perlu merasa malu. Banyak bantuan tersedia di luar sana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.