7 Manfaat Hormon Progesteron Bagi Wanita

Progesterone adalah hormon yang sangat luar biasa menguntungkan, dan hampir semua dari kita mendapatkan manfaat hormon progesteron terutama bagi wanita.

Progesteron bekerja pada payudara dan rahim Bunda, jadi hormone ini sangat penting untuk system reproduksi dan periode menstruasi yang sehat.

Tapi apakah Bunda tahu jika progesterone juga bekerja pada otak Bunda, sistem kekebalan tubuh, dan enzim detoksifikasi?

Progesteron tidak sekedar bekerja untuk kesuburan dan mempermudah periode mesntruasi.

Hormone ini menenangkan, memelihara, memberi energi, memperkuat, dan menyelamatkan tubuh Bunda dalam cara Bunda tidak pernah membayangkan.

Manfaat progesteron

  1.  Meningkatkan energi  dengan merangsang tiroid dan memanaskan metabolism tubuh. Itu sebabnya suhu tubuh Bunda naik setengah derajat ketika Bunda memproduksi progesteron setelah ovulasi. Hormon ini juga menstabilkan komunikasi antara hipotalamus dan kelenjar adrenal, dan mengurangi disregulasi HPA (juga dikenal sebagai “kelelahan adrenal”).
  2.  Menenangkan suasana hati dan membantu tidur  karena efek Valium-seperti allopregnanolon metabolitnya (Allo). ALLO adalah neurosteroid yang berinteraksi langsung dengan reseptor GABA di otak. Progesteron juga mengatur-menaikkan enzim DAO dan mengurangi gejala kecemasan intoleransi histamin. Akhirnya, merangsang pusat-pusat tidur di otak dan pengobatan penting untuk insomnia pramenstruasi dan perimenopause.
  3.  Memelihara rambut dan membersihkan kulit  karena mengurangi hormon pria (androgen) dengan menghambat enzim 5-alpha reductase. Hasilnya adalah rambut lebih cepat tumbuh, minyak di kulit berkurang, dan kulit retak-retak berkurang.
  4.  Meringankan periode datang bulan  dengan melawan efek rangsangan estrogen pada lapisan rahim.
  5.  Mencegah penyakit autoimun  karena memodulasi fungsi kekebalan tubuh, mengurangi peradangan, dan mengatur enzim detoksifikasi.
  6.  Membangun tulang dan otot  dengan merangsang osteoblas (sel pembangun tulang) dan pertumbuhan otot baru.
  7.  Melindungi terhadap kanker  dengan melawan efek rangsangan estrogen pada jaringan payudara dan rahim. Bahkan mungkin memiliki peran masa depan sebagai pengobatan untuk kanker payudara.
Kondisi yang berhubungan dengan kekurangan progesteron:
  • PCOS
  • Periode datang bulan yang berat
  • Fibroid
  • Jerawat
  • Rambut rontok
  • Endometriosis
  • Penyakit autoimun
  • Sindrom pramenstruasi (PMS)
  • Migrain pramenstruasi
  • Infertilitas
  • Perimenopause
  • Menopause
  • Osteoporosis
Tanda-tanda fisik dari kekurangan progesteron:
  • Fase luteal yang singkat, rentang waktu antara ovulasi dan menstruasi, fase ini setidaknya selama 11 hari.
  • Suhu tubuh rendah pada fase luteal.
  • Lendir subur di fase luteal.
  • Bercak pramenstruasi.

Bagaimana caranya agar Bunda bisa mendapatkan lebih banyak progesteron?

Hanya ada dua cara :

  • Dibuat oleh tubuh Bunda sendiri dengan cara berovulasi secara teratur, cara ini membutuhkan pendekatan dan kerja seluruh tubuh, jadi tidak gampang untuk meningkatkan progesteron. Bunda perlu sehat, folikel ovarium sehat selama 100 hari menjelang setiap ovulasi, dan itu berarti memerbaiki masalah seperti peradangan, resistensi insulin, dan tiroid .
  • Menggunakan bioidentik atau progesterone alami, progesterone juga tersedia dalam bentuk krim transdermal atau kapsul. Krim merupakan pilihan terbaik untuk gejala umum, tapi kapsul adalah cara terbaik untuk meringankan masalah sulit tidur karena perimenopause (karena dosis oral memberikan keuntungan lebih banyak untuk menenangkan metabolit allopregnanolon). Dosis yang aman adalah sekitar 20 mg untuk krim, atau 50 s.d 100 mg untuk kapsul. Hormon ini biasanya bekerja dengan baik jika digunakan hanya selama fase luteal, atau dengan cara berdenyut jika tidak ada fase luteal. Untuk informasi lebih lanjut, Bunda boleh konsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan yang kompeten.
⚠️ Tip: Pil KB tidak benar-benar mengandung hormone progesterone, namun mengandung progestin.

Bahkan, salah satu masalah terbesar dalam pil KB adalah menyebabkan kekurangan progesteron yang lebih parah, baca artikel: Perbedaan Utama Antara Progesteron dan Progestin.

Apakah Bunda memiliki pengalaman dengan progesterone ? Bunda boleh menyamaikannnya pada kolom komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.