Bahaya Kedelai Bagi Wanita

Saya bukanlah penggemar kedelai. Saya tidak suka memakai minyak kedelai karena mengandung lemak omega 6, yang mempromosikan peradangan. Saya tidak suka protein dari olahan kedelai karena merusak penyerapan gizi.

Saya tidak suka produk kedelai karena mengandung residu pestisida.

Peradangan, gangguan penyerapan nutrisi, pestisida. Itu sebabnya produk olahan kedelai sangat buruk bagi hormon. Tapi bagaimana dengan kedelai organic yang sudah difermentasikan? Apakah itu mempengaruhi hormon? Ya, tetap mempengaruhi hormone, tetapi tidak memberikan efek yang sangat buruk.

Apa itu kandungan Estrogen pada kedelai ?

Kedelai mengandung fitoestrogen atau “hormone estrogen tumbuhan”, yang terdengar agak menakutkan. Siapa yang ingin menelan estrogen asing ? Namun dalam kenyataannya, kita menelan banyak estrogen asing (hormone ini juga disebut xenoestrogens).

⚠️ Xenoestrogens tidak sama dengan estradiol (estrogen utama pada tubuh kita). Hormon ini adalah bahan kimia yang secara molekuler mirip dengan estradiol.

Kita terkena banyak xenoestrogens beracun yang berasal dari pestisida, plastik, dan etinilestradiol (estrogen sintetis dalam pil KB hormonal).

Xenoestrogens kimia menyebabkan masalah kesehatan pada banyak perempuan termasuk PCOS, penyakit tiroid, endometriosis, infertilitas, dan kanker payudara.

Phytoestrogen, atau estrogen tumbuhan, lebih jinak. Hormon ini secara alami hadir dalam banyak makanan termasuk kacang, gandum, kacang mete, bawang putih, kubis, adas, apel, kopi, bir, susu, dan daging.

Fitoestrogen telah lama menjadi bagian dari diet tradisional kita, jadi kita sudah menyesuaikan dengan hormon ini. Hormon ini membantu untuk mengatur dan metabolisme estradiol (estrogen terkuat pada tubuh kita).

Misalnya, Fitoestrogen melindungi dan penyangga reseptor estrogen. dan hormon ini mempromosikan detoksifikasi sehat estrogen.

Dengan estradiol tinggi, fitoestrogen memiliki efek anti-estrogen. Hormon ini membuat periode menstruasi menjadi lebih ringan dan meredakan gejala kelebihan estrogen seperti PMS dan menstruasi yang berat.

Hormon ini juga melindungi terhadap kanker payudara.

Efek anti-estrogen kedelai ini begitu kuat sehingga terlalu banyak kedelai justru dapat menghentikan periode menstruasi dan merusak kesuburan.

Itu sebabnya kedelai didaftarkan sebagai salah satu “penyebab tersembunyi dari sindrom ovarium polikistik” dalam 4 Jenis PCOS.

⚠️ Bagaimana pengaruh kedelai terhadap laki-laki, anak-anak, dan wanita pasca-menopause? Jika estradiol rendah, fitoestrogen memiliki efek pro-estrogen, yang mungkin tidak berbahaya pada dosis rendah, namun laki-laki dan anak-anak harus menghindari terlalu banyak kedelai. Efek pro-estrogen kedelai dan bermanfaat bagi wanita pasca-menopause.

Bagaimana Kedelai Mempengaruhi Tiroid

Isoflavon yang dikandung oleh kedelai menonaktifkan enzim yang membuat hormon tiroid (peroksidase tiroid), sehingga dapat menekan hormon tiroid.

Ini hanya menjadi sedikit masalah ketika ada cukup yodium.

Kesimpulannya : Apakah Aman untuk Makan Kedelai?

Bunda tidak perlu makan banyak kedelai karena ada begitu banyak makanan padat nutrisi yang lainnya seperti daging dan sayuran yang bisa menggantikan kedelai.

Tapi Bunda juga tidak perlu takut jika mengkonsumsi dalam jumlah kecil tahu dan kecap kedelai. Makanan ini bahkan mungkin bermanfaat jika Bunda menderita PMS atau periode menstruasi yang berat.

Sejumlah kecil kedelai tradisional fermentasi seperti tempe, miso, tamari (kecap yang baik), dan natto sangat menguntungkan karena ini adalah sumber vitamin K2.

Industri olahan seperti minyak kedelai, tepung, dan bubuk protein harus dihindari.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.